Dalam memastikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan berjalan dengan efektif, perusahaan harus menjalankan program verifikasi dengan tepat. Beberapa program verifikasi dilakukan hanya sebagai bentuk pemenuhan persyaratan administratif saja, namun secara aktualnya program verifikasi tidaklah hanya sekedar pemenuhan persyaratan administratif saja.
Perusahaan perlu untuk mendesain program verifikasi yang dapat secara tepat dan efektif dipergunakan untuk memperbaiki konsep sistem. Berikut adalah beberapa prinsip penting yang dapat dipergunakan dalam proses desain dari verifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000.
(1) Risk Analysis
Proses verifikasi dijalankan untuk dapat memastikan bahwa proses analisis resiko yang dilakukan adalah telah sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan. Metode serta frekuensi dari proses verifikasi harus dilakukan dengan memisahkan antara status resiko yang terbentuk dalam sistem yang telah disusun.
(2) Internal Audit
Program internal audit adalah mekanisme verifikasi yang disusun oleh perusahaan untuk dapat memastikan bahwa sistem telah dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang tepat. Melakukan analisis atas setiap identifikasi penyimpangan sistem selain untuk mengembalikan kepada sistem, internal audit juga dilakukan untuk mengevaluasi keutuhan sistem dalam mengendalikan bahaya.
(3) Pengujian Produk
Melakukan proses pengujian produk dilakukan sebagai bentuk konfirmasi atas kesesuaian sistem yang telah dilaksanakan. Menilai tingkat keefektifan terkait sistem atas resiko yang terkandung dalam produk adalah penting untuk selalu dijalankan dalam perusahaan.
Bagaimana menjalankan desain proses verifikasi yang tepat? Ada baiknya perusahaan menggunakan referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan kesesuaian dari Sistem Manajemen Keamanan Pangan . (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar