Pembaharuan atas Sistem ISO 22000:2018 menjadi bagian penting yang perlu menjadi perhatian bagi perusahaan-perusahaan yang telah menjalankan standar Sistem Manajemen Keamanan Pangan. Lalu bagaimana proses pengembangan dapat dilakukan dengan tepat dalam program revisi yang terbaru.
(1) Mengitegrasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan dengan Konteks Organisasi dimana perusahaan diminta untuk melakukan identifikasi terkait dengan issue-issue negatif dan positif dalam perusahaan.
(2) Menyusun Sistem Berbasiskan Resiko
Dalam penerapan ISO 22000 versi 2018, proses implementasi dijalankan debgan berbasiskan pada resiko. Dengan melihat pada konsep tersebut, status penyusunan sistem dijalankan sesuai dengan kebutuhan pada resiko yang ada. Sehingga penetapan bahaya tidak hanya terfokus kepada bahaya yang ada, tetapi juga kepada resiko keamanan pangan.
(3) Menyusun Control Measure yang Terverifikasi
Konsep penerapan dari control measure harus diverifikasi untuk memastikan keefektifannya. Bagaimana control measure tersebut dapat dipastikan dijalankan tersebut.
(4) Menjalankan Prosedur Verifikasi dan Validasi
Melakukan pemastian bahwa proses verifikasi dan validasi dijalankan pada titik CCP dan OPRP.
Bagaimana konsep dari penerapan ISO 22000 versi 2018 dapat dijalankan? Pastikan referensi eksternal yang tepat dijalankan sesuai dengan standar persyaratan keamanan pangan yang tepat dan efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)