Selasa, 01 November 2016

Memahami Fraud Sebagai Bahaya Keamanan Pangan

Dalam Sistem Manajemen Keamanan Pangan, proses pengendalian bahaya juga dijalankan untuk memastikan tersedianya keamanan pangan dari potensi Fraud. Beberapa praktek Fraud dapat muncul terkait dengan upaya dari industri pangan untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal.

Beberapa praktek Fraud yang umumnya dijalankan oleh industri pangan dapat berjalan sebagai berikut.

(1) Food Adulteration
Dimana perusahaan menjalankan praktek manipulatif dengan mengganti komponen produk dengan material yang tidak otentik ataupun dengan mengubah komposisi produk sehingga di luar dari persyaratan standar yang disebutkan.

(2) Food Labeling
Pemberian label dan statement produk yang di dalamnya tidak sejalan dengan kandungan isi produk. Pertimbangkan khusus untuk memastikan tersedianya pengujian lengkap apabila perusahaan menginformasikan manfaat khusus pada produk.

(3) Food Authentication
Memastikan orisinalitas dari produk, dimana perusahaan menjadi seluruh informasi originalitas dari produk tersebut. Bagaimana perusahaan dapat memastikan bahwa seluruh keaslian dari produk tersebut dapat terjaga secara maksimal.

Pengendalian terkait dengan status Fraud menjadi bagian penting dalam pengelolaan keamanan pangan perusahaan. Pastikan perusahaan Anda menjalankan konsep anti Fraud yang tepat dalam program keamanan pangan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar